O
follow untuk mengetahui renungan terbaru melalui twitter

Renungan Kristen: Mengenal Diri Sendiri

Ayat bacaan: Ams 14:8
======================
"Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya."


Dalam hidup ini, seringkali kita membuang peluang tanpa sadar. Begitu banyak alasan yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari2 tentang ketidaksanggupan. Saya terlalu kecil untuk pekerjaan itu, saya kurang menguasai bidang itu, saya tidak berani menghadapi orang banyak, tempat itu terlalu jauh untuk dicapai, dan seterusnya. Padahal, berkat Tuhan bisa jadi ada disana. Sementara di sisi lain, banyak orang mengatakan bahwa dia tidak punya peluang atau kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.

Banyak orang yang masih belum mengenal dirinya sendiri, dan belum tahu kemampuannya sejauh apa. Tuhan menciptakan manusia dengan keunikan dan kemampuan yang berbeda-beda. Ada orang yang luar biasa dalam menjual, tapi bingung ketika dihadapkan pada proses produksi. Ada orang yang menguasai komputer dan seluk beluknya, tapi tidak bisa memasak. It's alright, karena Tuhan menciptakan begitu banyak karakter dan kemampuan yang berbeda pada setiap orang, supaya anak2Nya bisa memuliakan Tuhan dan menjadi terang di bidang masing2. Pada saat kita menyerahkan seluruh hidup kita pada Tuhan, disaat itu pula rancangan2 Tuhan yang sungguh luar biasa telah Dia sediakan. Sayangnya, dengan segala ketakutan kita, kegelisahan kita, dan ketidakpercayaan diri, kita sering mengukur diri kita terlalu rendah. Betapa sering kita terbelenggu oleh kebodohan dengan tidak yakin akan kemampuan sendiri. Akibatnya, berbagai berkat Tuhan pun berlalu sia2 didepan mata.

Ditengah hidup yang sulit dan rumit ini kita membutuhkan hikmat agar kita dapat menjalankan hidup kita dengan baik, dan sesuai dengan apa yang dirancang Tuhan buat kita. Kepatuhan dan keintiman kita dengan Tuhan akan membawa kita mengerti apa yang Dia inginkan buat hidup kita. Kitapun akan tahu untuk apa kita hidup di dunia ini, apa tujuan kita, dan dimana kita bisa berbuah. Percayalah, tidak ada anak Tuhan yang diciptakan tanpa peluang. Dan percayalah, Tuhan tahu siapa kita dan sampai dimana batas kemampuan kita. Mintalah Tuhan untuk membukakan semua pintu2, serahkan sepenuhnya dan percayalah pada Tuhan. Kita tidak perlu menilai diri terlalu rendah, menganggap kita tidak sanggup, karena jika sebuah pekerjaan itu merupakan rancangan Tuhan dalam hidup kita, Dia akan selalu ada bersama kita. Bersama Tuhan tidak ada yang mustahil. So fight your fear, be brave and be a winner!


Jangan tutup mata anda. Kenali siapa diri anda dan terimalah rancangan terbaik dari Tuhan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

berlangganan renungan via email

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...